Senin, 13 Januari 2014

YKS, Caisar, dan Fenomena Oplosan

YKS, Caisar, dan Fenomena Oplosan



 “tutupen botolmu…
tutupen oplosanmu…
emanen nyawamu…
Ojo mok teros-teroske…
Mergane…
Ora ono gunane…”

Sudah dapat dipastikan sebagian besar dari kalian yang hobi nonton TV pasti sudah mengenal atau bahkan langsung mendadak goyang jika mendengar syair lagu dangdut koplo tadi. Yap… benar sekali lagu yang dikenalkan Soimah pada acara YKS pada akhir tahun 2013 ini sangat easy listening dan mudah diterima oleh semua kalangan, baik dari anak-anak sampai nenek-nenek usia 70-an. Apalagi ditambah oleh goyangan Caisar yang menambah lagu ini semakin booming.
***
Sejarah YKS
YKS merupakan program unggulan Trans TV yang sebenarnya acara sahur pada bulan ramadhan kemarin yang merupakan kepanjangan dari Yuk Kita Sahur, akan tetapi dengan banyaknya permintaan dari pemirsa YKS lanjut setelah bulan puasa, mulai dari tayangan ulang, 2 kali seminggu, bahkan setiap hari yakni senin sampai minggu mulai dari pukul 19.30 hingga 23.30.

Bintang-bintang YKS
YKS merupakan acara yang jujur menurut saya paling kaya, pasalnya acara ini menggandeng pelawak termahsyur di negeri ini seperti: Olga Syahputra, Adul, Kiwil, Deny dan Wendy Cagur, Soimah, Bopak, Raffi Ahmad, Cinta Laura, Tarra Budiman, Chand Kelvin, dan Billy Syahputra dll. Ditambah dengan banyaknya sponsor, kuis, dan tentunya lomba goyang yang berhadiah jutaan rupiah tak khayal acara ini mendapat sorotan dari banyak pihak.

Fenomena Goyang Caisar
Dimulai dari goyang caisar yang menjogetkan tembang milik Juwita Bahar yakni buka dikit jos, acara ini kian ngetren di kalangan penonton di studio trans TV hingga pemirsa yang hanya menyaksikan acara ini di rumah. Disusul oleh lagu-lagu lain seperti: kereta malam, simalakama, goyang bang jali, oplosan, dan pokoke joget. Setelah fenomenal dengan goyang caisar buka dikit jos sampai-sampai banyak orang yang sengaja mengapload video goyang caisarnya ke youtube. Dilanjutkan oleh kepopuleran tembang oplosan yang dinyanyikan oleh Soimah.

Tembang Oplosan
Dengan musik yang menghentak, lirik jawa kasar, dan goyangan yang khas lagu ini bisa merambah pasaran nasional, padahal jarang sebelumnya lagu dangdut dengan lirik jawa yang bisa mencapai pasaran nasional. Mungkin karena dibawakan oleh penyanyi terkenal sekelas Soimah dan Wiwiek S dan ditambah dengan goyangan dari Caisar yang tengah digandrungi masyarakat Indonesia lagu Oplosan dapat cepat menyebar ke seluruh pelosok tanah air. Sebenarnya sudah kita ketahui oplosan adalah mencampur minuman keras dengan bahan lain seperti: spirtus, body lotion, hingga lotion anti nyamuk. Dan pesta oplosan ini sudah banyak menelan korban yang biasanya berkisar belasan hingga puluhan. Mungkin maksud dari lagu ini untuk menyuruh orang agar menghindari miras oplosan yang amat sangat merugikan.

Rating Naik
Dengan tingginya animo masyarakat, YKS menjadi program favorit keluarga. Tak pelak acara ini menjadi acara nomor satu di Indonesia, bahkan menurut beberapa sumber sharing dari program ini mencapai 40, sehingga acara ini mengalahkan sinetron yang biasanya menjadi program unggulan acara televise sampai-sampai acara langsung pertandingan sepak bola. Dengan format acara komedi, selingan goyang hingga jutaan rupiah yang ditawarkan tak mengherankan lagi acara YKS amat digandrungi masyarakat tanah air.

Kecaman KPI
Tak selamanya hal yang disukai banyak orang itu memuat konten yang baik, hal ini ditandai dengan kecaman KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) pada akhir tahun 2013 lalu. Pasalnya YKS dinilai memuat unsure-unsur yang kurang mendidik, seperti: goyangan yang fulgar, acara tepung-menepung, hingga memasukan kaki ke dalam kolam es batu. Hal ini bahkan membuat seseorang melakukan gerakan untuk menghentikan acara YKS, bahkan yang menyetujui gerekan tersebut ribuan orang yang dilakukan melalui jejaring sosial. Sehingga akhirnya KPI dan pihak Trans TV mengadakan pertemuan untuk mengurus aduan dari masyarakat tadi.

Perbaikan Acara
Diawali dengan merubah gerakan pada goyang oplosan dengan gerak cangkul dan hormat, sampai konten acara yang lebih mengedepankan unsure edukatif dan tidak hanya memuat unsur menghibur. Seperti YKS tadi malam episode 11 Januari 2014 yang mengundang artis-artis cilik seperti: Joshua, Chikita Meidy, dan Eno Lerian. Yang diharapkan dapat menambah semangat anak-anak untuk mencintai lagi lagu anak-anak yang memuat konten dunia anak.
***
Demikian usalan sedikit mengenai fenomena acara sahur yang akhirnya menjadi acara daily yang amat digemari masyarakat Indonesia, kecaman dari pihak KPI diharapkan dapat memberikan sumbangsi kepada pihak YKS agar memberikan acara yang tidak hanya menghibur akan tetapi juga memuat unsur edukatif.

KEEP SMILE J...

0 komentar:

Posting Komentar