Tak Hanya Wow Dengan Batiknya
Sajaloh… Kulinernyapun Tak Kalah Cihuyy…
Ditulis oleh: Ahmad Suwandi 19
April 2013 23.03
Pekalongan, yap nama kota dan juga
kabupaten yang ada di pesisir utara pulau jawa, tepatnya Jawa Tengah. Kota yang
terkenal dengan batiknya ini ternyata mempunyai kuliner yang khas dan tentunya
tak kalah dengan daerah-daerah lain di Nusantara. Kuliner tersebut diantaranya:
Sego Megono,Pindang Tetel,Kluban, Tauto,dan Botok. Di bawah ini merupakan penjelasan
dari kuliner-kuliner tadi:
1.
Sego Megono
Sego Megono merupakan makanan yang dikonsumsi
sehari-hari oleh masyarakat Pekalongan pada umumnya. Makanan yang terbuat dari
nangka muda ini paling cocok disantap dengan mendoan panas sebutan untuk tempe
goreng setengah matang dengan segelas teh hangat. Baru membayangkan saja sudah
terasa nikmat di lidah. Apalagi menggunakan bungkus daun pisang yang secara tak
langsung memberikan aroma khas dibandingkan menggunakan kertas minyak. Dari
segi harga Sego Megono relatif murah untuk harga sebuah makanan pokok.Kuliner
ini pas banget dinikmati di tempat lesehan-lesehan yang tersebar sepanjang
jalan di kota batik ini.
2.
Pindang Tetel
Baru mendengar
nama kuliner ini? Sudah sepatutnya anda browsing atau cari informasi mengenai
kuliner ini. Kuliner berkuah hitam ini semacam sayur berkuah dengan isian
irisan daging sapi dengan bumbu khas yaitu kluwek. Kluwek inilah yang
menyebabkan warna dari kuliner ini berwarna hitam. Kalian bisa temui kuliner
ini di pinggir-pinggir jalan sepanjang Desa Ambokembang, Kecamatan
Kedungwuni.Ya memang di situlah untuk mencari kuliner yang mirip dengan garang
asem ini.
3. Kluban
Merupakan jenis
kuliner urapan yang terbuat dari sayuran kangkung, kacang panjang dan toge yang
disiram dengan kuah Pindang Tetel ataupun Botok dan dengan toping sambel
kacang. Kluban sangat cocok disantap pada siang menjelang sore hari.
Tentunya dengan pelengkap gorengan seperti: tempe,bakwan, tahu
dll.
4. Tauto
Berkuah kental
serta aroma tauco yang kuat, itulah kesan pertama yang kita dapat saat Tauto
siap dihidangkan. Memang benar kuliner ini terbuat dari bumbu khas yaitu tauco
(bumbu khas yang terbuat dari kedelai yang telah difermentasi dengan kendi
sebagai tempat fermentasiannya). Isian dari Tauto diantaranya bihun,daging
sapi,daun bawang dan juga bawang goreng. Sekali lagi kuliner ini cocok disantap
waktu makan siang dan juga saat cuaca dingin.
5. Botok
Mungkin dalam benak
kalian makanan ini semacam pepes yang dibungkus dengan daun pisang yang isinya
biasanya tahu, tempe,udang dll, maka anda salah ketika anda menyambangi Kota
yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pemalang ini. Pasalnya Botok di sini
merupakan sayur berkuah santan dengan isian tahu,tempe,bongkrek (oncomnya orang
jawa tengah) dan sesekali dibubuhi keputren (jagung muda). Biasanya Botok tidak
disantap secara tersendiri melainkan sebagai pelengkap Kluban.
Sebenarnya berbicara masalah kuliner memang
tak ada habisnya, begitupun kuliner yang ada di Pekalongan. Tak hanya 5 kuliner
yang saya sebutkan di atas tadi melainkan masih banyak lagi. Karena dunia
kuliner sifatnya dinamis dan tentunya mengikuti perkembangan jaman yang juga
dapat terlahir inovasi dan kreasi baru bagi para inovator dan kreator kuliner
di Nusantara.
Tak semuanya mutlak terlahir kuliner baru
melainkan juga kuliner-kuliner khas daerah lokal yang mengalami pengembangan untuk
mengikuti perubahan yang ada. Yang tentunya kita sebagai generasi muda wajib
untuk melestarikan kuliner nusantara pada khususnya kuliner khas daerah itu
sendiri.














Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus